Bahaya Populisme Dedi Mulyadi | tempo.co


West Java Governor Dedi Mulyadi's simplistic approach to public policy, exemplified by sending misbehaving students to military barracks and proposing equal distribution of regional budgets, is criticized.
AI Summary available β€” skim the key points instantly. Show AI Generated Summary
Show AI Generated Summary

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi adalah contoh kepala daerah yang memakai logika simplistis dalam menerapkan kebijakan publik. Untuk meredakan kenakalan remaja, ia mengirim siswa nakal ke barak militer. Untuk memeratakan kesejahteraan, ia mengusulkan pembagian anggaran pendapatan dan belanja daerah kepada tiap keluarga.Β 

Was this article displayed correctly? Not happy with what you see?


Share this article with your
friends and colleagues.

Facebook



Share this article with your
friends and colleagues.

Facebook